SMS / WHATSAPP / LINE / KAKAO TALK ....!
                                
LAMAN UTAMA
                
PROFILE SYARIKAT
                                
APPLE C (CUKA EPAL)
JUS KISMIS GINGKO EXTRA
                                  
JUS KISMIS BLACKCURRANT
            
KOPI MAHKOTA DEWA + 19 HERBA
                            
KOPI SARANG BURUNG WALET
                                    
SUSU KAMBING & 8 EKSTRAK MAKANAN SUNNAH
                                  
RESEPI
                            
BORANG ONLINE
                            

Friday, June 29, 2012

KOPI MAHKOTA DEWA + 19 HERBA


Peringatan !!!  Ibu hamil dilarang minum hasil pemprosesan tumbuhan ini ......

KANDUNGAN : KOPI ARABICA, KOPI ROBUSTA, GULA HALUS, KRIMER TANPA TENUSU, SUSU KRIM, MADU, MAHKOTA DEWA, MANGGIS, HABATUS SAWDA, MISAI KUCING, KUNYIT HITAM, PEGAGA, GOJI, JERANGAU, TEMULAWAK, KENCUR, CABAI JAWA, BUAH PALA, HEMPEDU BUMI

Tanaman herba Mahkota dewa adalah salah satu tanaman herba asli Indonesia yang popular. Kerana banyak manfaatnya maka mahkota dewa merupakan salah satu tanaman herba yang banyak digunakan sejak zaman nenek moyang kita. Sejak dahulu, kerabat keraton Solo dan Yogyakarta memelihara tanaman ini karena dianggap sebagai pusaka dewa, dengan kemampuannya menyembuhkan berbagai penyakit, dari yang ringan sampai yang berat. 
Mahkota Dewa ditanam sebagai tanaman peneduh. Asal tanaman mahkota dewa masih belum diketahui. Menilik nama botaninya Phaleria papuana. Mahkota dewa tumbuh subur ditanah yang gembur dan subur pada ketinggian 10-1200 mdpl.
Bentuk buahnya bulat, diameter 3-5 cm, permukaan licin, beralur, ketika muda warnanya hijau dan merah setalah masak. Isi buah berwarna putih, berserat dan berair. Biji bulat, keras, berwarna coklat. Berakar tunjang dan berwarna kuning kecoklatan. 

Bagian tumbuhan yang digunakan :

Bagian tanaman yang digunakan sebagai obat adalah daun, isi dan kulit buahnya. Daun dan kulit buah bisa digunakan segar atau yang telah dikeringkan, sedangkan isi buah digunakan setelah dikeringkan.

Kandungan Kimia:


1. Daun : mengandungi antihistamin, alkaloid, saponin & polifenol (lignan)
2. Kulit Buah : mengandungi alkaloid, saponin & flavonoid.
3. Buah : alkanoid, tanin, flavonoid, fenol, saponin, lignan, minyak asiri & sterol.

Sifat & Khasiat :


1. Kulit Buah dan isi Buah :  merawat disentri (cirit berdarah), psoriasis & jerawat.
2. Daun dan Biji : mengobati berbagai jenis sakit kulit seperti ekzim & gatal2.
3. Buah : antitumor, antidisentri, antiinsekta, mengubati eksim, hepatotoksik & antibodi.
* Komponen lignan baru  yang terdapat pada ekstrak daging buah mahkota dewa berumus molekul C6 H2O O6  & berstruktur 5-{4(-menthoxy-phenyl-tetrahydrofuro-[3,4-c]furan-1-yl)-benzene-1,2,3-triol.

Penyakit Yang Dapat Disembuhkan Dengan Campuran Mahkota Dewa :


- Diabetes
Darah tinggi
Kolesterol
Asam urat
Reumatik
Masuk angin
Flu tulang
Jantung
Kesemutan
Lever
Stroke
Ginjal
Alergi dan gatal
Melancarkan darah
Keputihan
Ambeien
Asma
Sesak nafas
Maag
Hepatitis



Catatan :


- Bahagian buah terutamanya bijinya beracun, perlu di rebus sebelum memakannya.
- Dalam keadaan segar, kulit dan daging buah muda mahkota dewa terasa sedikit pahit. Sedangkan yang sudah tua agak manis. Jika dimakan segar akan menimbulkan bengkak di mulut, sariawan, mabuk, bahkan keracunan. Apa penyebabnya, belum diketahui dengan pasti. Karenanya, tidak dianjurkan untuk mengkonsumsinya dalam keadaan segar.
Kandungan Mahkota Dewa :


Buah mahkota dewa mengandung beberapa zat aktif seperti:
- Alkaloid, bersifat detoksifikasi yang dapat menetralisir racun di dalam tubuh
- Saponin, yang bermanfaat sebagai:
o sumber anti bakteri dan anti virus
o meningkatkan sistem kekebalan tubuh
o meningkatkan vitalitas
o mengurangi kadar gula dalam darah
o mengurangi penggumpalan darah
- Flavonoid
o melancarkan peredaran darah ke seluruh tubuh dan mencegah terjadinya penyumbatan pada pembuluh darah
o mengurangi kandungan kolesterol serta mengurangi penimbunan lemak pada dinding pembuluh darah
o mengurangi kadar resiko penyakit jantung koroner
o mengandung antiinflamasi (antiradang)
o berfungsi sebagai anti-oksidan
o membantu mengurangi rasa sakit jika terjadi pendarahan atau pembengkakan
- Polifenol
o berfungsi sebagai antihistamin (antialergi)